Selasa, 08 November 2016

Nyasar di Bali :v

Well, ini bukan tulisan tentang bagaimana biar lu nyasar di Bali, tapi ini cerita waktu gue pulang Dari Banyuwangi dan nyasar di Bali :v

Jadi ceritanya gini, gue balik Dari Bamyuwangi ikut Truck Ekspedisi yang mau muat di Bali. Rencananya, gue ikut truck ini dengan harapan gue bisa lebih hemat ongkos tapi ternyata...

Trucknya sampe Denpasar, masuk gudang untuk muat dan.... harus nunggu dulu satu juta jam untuk giliran loading barang. Kalau nunggu truck ini, perjalanan Bali - Lombok bosa satu juta hari -_-
Akhirnya gie mutusin balik sendiri ninggalin trucknya, gue bilang ke sopirnya, "Bang, saya pulang duluan deh, kalau nunggu ini bisa-bisa butuh waktu satu juta tahun baru nyampe Lombok" Sopir: "Oke dah, ente tau jalan?" Gue: "Ntar coba liat-liat sambil tanya-tanya deh"
Dan akhirnya gue keluar dari gudang dengan perasaan "where the hell am I?" Gue bingung gue dimana, pulang lewat mana dan akhirnya gue jalan jalan jalan jalan *kata jalannya banyakin biar pegel bacanya* dan jalan jalan dan gak nemu-nemu terminal dimana..
Langkahku terhenti di depan sebuah rumah sakit kecil dengan arsotektur modern *aishh bahasa apa ini kek novel aja* gue tanya satpamnya "misi Om, kalau mau ke terminal arah mana ya?" Satpam: "terminal? Ooh.. yerus aja.." gue: "masih jauh gak om?" Satpam: "Lumayan, cukuplah buat bikin kaki bengkak" *kamvret*
Gue; "enaknya nail apa ya? Angkot sini ada gak?"
Satpam: "Gak ada, ngojek sama saya mau?" *wtf! Security kok nyambi ngojek??*
Gue: "Brapaa?" *nawar* Satpam: "30 rebu"
Gue: 20 daah *wajah memelas*
Satpam: Iya deh..
Dan gue ngojek sampai terminal Ubud yang jaraknya ternyata motor gasampe masuk gigi 4 -_-

Sampai terminal...
Disinilah segalanya bermula.. gue mulai ngerasain sensasi khas jalan-jalan di negara Indonesia raya tercinta, Calonya bukan main, gue ditarik kesana kemari, diteriakin sana sini, ditanya kesana kemari, dan gue lari ke konter tiket, "Mas ke Lombok brapa?" 170rebu katanya
Udah ah, to be continued... *capek ngetik padahal belum nyampe inti ceritanya*

Rabu, 12 Oktober 2016

Penting! tapi tolong jangan dibaca karena anda akan menyesal


Selamat sore para mahluk astral :v

Well, kali ini gue mau nyeritain sesuatu yang penting banget, ini benar-benar penting melebihi urgensi siaga empat Pentagon sampai Obama harus loncat dari Air Force One untuk baca tulisan ini.
Jadi, inti dari tulisan ini, gue mau sampein hal yang sangat urgent, dimana anda diminta untuk tetap tenang dan kencangkan sabuk pengaman saat mebaca tulisan ini *emang di pesawat?*.
Karena ini benar-benar penting, siapkan otak anda untuk menerima informasi ini karena ini dapat menimbulkan tegangan di sistem neuro otak anda, menyebabkan pusing-pusing, muntah-muntah dan kejang-kejang, bila sakit berlanjut, hubungi dokter. *iklan obat*

Ketika tulisan ini dibuat, penulis sedang dalam keadaan sadar dan normal bersyarat *normal bersyarat itu apaan?* entahlah :v
Silahkan terus membaca! Informasi penting itu adalah...
Ya, tebakan anda benar, ini joke sampah garing ga berguna, gue cuma pen menuhin blog gue.
Karna gue bukan penulis hebat sekelas Tere Liye, Andovi, Radit dan banyak lagi penulis hebat di planet ini, jadi yang bisa gue tulis hanya sampah begini.. saya yakin anda menyesal berkunjung ke blog ini. Terima kasih telah membuang waktu beberapa detik hidup anda dengan sia-sia karena telah membaca tulisan saya :)

Selasa, 11 Oktober 2016

Sepeda Downhill Murah-meriah? bukan, tapi main downhill murah meriah :v

Anda suka downhill? Tahu downhil gak? Itu loh bersepeda nurunin gunung.. kalau kalian anak 90-an dan punya PS2 kalian pasti tahu laah :v

Yup, Downhill adalah salah satu olah raga extreme yang seru, menantang dan mahal tentunya! *mahalnya itu loh*
Jadi gue adalah salah satu penggemar olah raga extreme tapi ga bisa mainin mainan extreme, gue main skateboard, cuma bisa ollie, BMX Street, cuma bisa Bunny Hop, Downhil, ga sanggup beli sepedanya :v
Lah, terus knapa ngaku-ngaku suka olah raga extreme? *emang suka aja :p *
....malah curhat...
Well, jadi gini, Sepeda downhill itu harganya mahaaaaal banget, harga frame-nya aja cukup buat beli motor merek Tinja biar keren kek sinetron Anak Jahanam *eh, Jalanan.
Sebagai anak muda tamvan dengan gaji pas-pasan, tentunya gue gak akan sanggup beli itu sepeda.. karna keinginan dan obsesi untuk merasakan desiran adrenalin dari olahraga ini *gaya ngomong dramatik* akhirnya munculah Ide luar biasa, yaitu penggabungan keinginan tiada henti dengan imajinasi level hampir gak waras, yaitu menggunakan sepeda BMX untuk downhill! What? are you kidding me? Yes! Bukan BMX Street, apalagi Flatland yang muter-muter di tempat :v tapi yang digabung adalah...

BMX SUPERCROSS + BUKIT = ***DOWNHILL MURAH MERIAH
***Resiko ditanggung sendiri

BMX Supercross itu apaan sih? sejenis gorengan kah?
Ini loh, liat gambar ini:
tapi BMX Supercross alias BMX SCX ini dimainin di lintasan
Karna gue ga punya lintasan, dan pen banget main downhil, alhasil itu sepeda BMX gue bonceng ke gunung terus mulailah gear up, pasang helm, elbow protector, gloves *eh, glove gue lupa bawa waktu itu* dan........
Meluncur... wussss...



Dan yang terakhir....


Yup! lu bener tong, gue nyungsep :v
Tapi ini bener-bener seru!! kecepatannya tembus kira-kira 40Km/h, ga sulit buat terbang dengan sepeda, cukup ketemu benjolan jalan langsung mental. Yuhuuu! Asli bikin ketagihan..
Pen nyoba? ikut aja bareng gue, biasanya hari minggu pagi, lokasi di Otak kokok joben, Lombok Timur.

*Sekian dulu tulisan gak penting gue di blog ini, semoga cukup membuat waktu anda terbuang sia-sia karena membaca blog ini* :p





Jumat, 02 September 2016

Penyakit mental mengerikan: "PENUNDAAN"


Well, first of all, Ciah... gue pake bahasa inggris :v oke balik lagi, seriously, ehem uhuk!
Hari ini gue mendadak nulis di blog yang udah karatan dan dipenuhi sarang laba-laba karena kelamaan tidak di-update. Beberapa hari ini gue sedang melawan penyakit mental terberat, yaitu "PENUNDAAN". Ya, penundaan, ini benar-benar penyakit yang bikin produktivitas menurun drastiss...
Banyak kekalahan pahit yang saya dapatkan karna penyakit ini, ini adalah penyakit yang akut dan menyerang semua orang, parahnya, siapapun yang terjangkit penyakit mental ini pasti akan GAGAL dalam banyak hal!

Setelah beberapa tahun terbelenggu penyakit ini, hidup saya mulai suram -_-
Ternyata gue kalah dalam banyak hal, kalah melawan penyakit mental ini.. dan banyak penyakit mental lain.
Akhirnya gue mulai baca-baca buku lagi dan bertemu dengan bukunya David J. Scwhartz, Napolleon Hill, Prof, Yohannes Surya, dan banyak buku-buku dan artikel lainnya.
Akhirnya gue menemukan satu masalah, yaitu... saya terlalu sering menunda pekerjaa, menunda action dalam peencanaan, dan dalam segala hal.. gue selalu bilang "ah, ntar aja deh, besok deh, taun depan aja, atau nunggu tuan Crab bangkrut dan mecat Spongebob dulu deh sampai nunggu Spongrbob lulus ujian SIM dulu" :v
Dan dampaknya... ini bener-bener hancurin hidup gue.. produktivitas menurun, hasil kerja anjlok de el el! bukan hanya dalam kerjaan, tapi dalam hal pendidikan juga, keseringan menunda waktu belajar bisa ikin anda tergeser dari bangku sekolah atau kuliah. Serem kan?

Terus gimana cara ngelawannya? *adayangnanya*
Oke, ehem uhuk! gue minum dulu.
Setelah gue baca beberapa buku tadi, ternyata hanya ada satu cara melawannya! gampangkan? cuma satu :D Udah ah, sorry gue emang susah serius, kadang-kadang siih :v
Jadi hanya bisa dikalahkan dengan tindakan konstruktif! hanya bisa dikalahkan dengan aksi langsung!
Contohnya, gue bikin blog ini satu juta tahun yang lalu tapi ga pernah di-update dan akhirnya gue nulis sekarang! ya, gue nunda-nunda terus setiap pengen update blog ini, biasalaah... pake kata-kata: "ntar aja deh", "besok deh", "nunggu firaun naik haji aja deh" :v dan akhirnyaaaaaa.... setelah satu juta tahun gue ga update-update :v
Nah, karna gue uah mutusin ga akan nunda-nunda lagi, jadi tadi waktu gue kesambet niat pengen nulis di blog ini, akhirnya gue langsung megang keyboard dan membiarkan jari menari di atas keyboar pinjaman :v *bahasa apalagi in* -_-

Intinya, setiap kali anda ingin melakukan sesuatu, langsung saja! karena seperti kata bukunya Dr. David J Scwhartz yang gue baca, "Kata besok, nanti, ntar aja deh = TIDAK SAMA SEKALI"
Jadi mulai sekarang, STOP PENUNDAAN untuk meningkatkan produktivitas dalam hidup kita! :D

Maafkan bahasa saya :v

See you on next post :)