Senin, 24 April 2017

Alasan-alasan kenapa orang Indonesia bekerja di Malaysia

Kenapa banyak sekali orang Indonesia bekerja di Malaysia?
Nah, coba perhatikan sekeliling anda, terutama jika anda tinggal di kampung atau di pedesaan, saya yakin banyak tetangga anda atau mungkin keluarga anda yang memilih bekerja di Malaysia.
Ini alsan mereka kenapa mereka memilih bekerja di Malaysia.

1. Gaji
Gaji bekerja di Malaysia memang tidak terlalu banyak bahkan sangat sedikit jika melihat standar gaji di negara jiran tersebut, gaji standar  per bulan untuk tukang kebun atau kuli bangunan berkisar antara RM1.000 - RM1.200/bulan (RM: Ringgit Malaysia - Mata uang).
Jumlah ini teraaa seperti Rp1.000.000,- s/d Rp1.200.000,- kalau di Indonesia, dan gaji standar tukang kebun di Indonesia juga nenang segitu, tapi coba konversi ke Rupiah!
Saat ini (23/4/2017) nilai tukar Ringgit Malaysia terhadap Rupiah secara rata-rata adalah Rp2.900 per RM1, jadi jika gaji kita RM1.200 x Rp2.900 = Rp3.480.000,- Bagaimana? Lumayan bukan? Sudah setara gaji PNS golongan berapa ya? Haha
Belum lagi, untuk bekerja lepas, kita bisa mendapat bayarab yang lebih fantastis dibanding di Indonesia. Sebagai contoh perbandingan, jika di Indonesia buruh tani yang biasa bekerja di sawah untuk menyemprot/meracun rumput biasa diupah Rp25.000,- untuk setengah hari, di Malaysia untuk pekerjaan seperti itu dihitung dengan jumlah berapa tangki pompa semprot/sprayer pump yang kita habiskan untuk
Bekerja, biasanya dihitung dengan upah RM10/pump, rata-rata dalam setengah hari pekerja menghabiskan 20 tangki untuk menyemprot, jadi, di Indonesia itu dibayar Rp25.000,- maka disini itu dibayar 20pump x RM10 = RM200.
Nah, kembali kita konversi RM200 x Rp2900 = Rp580.000,- Bagaimana? Tertarik? Haha
Enaknya, pekerjaan semacam ini sangat banyak disini sebagai pekerjaan sampingan ketika perusahaan perkebunan tempat kita bekerja memberikan libur, atau bahkan hal semacam ini bisa kita kerjakan diluar jam kerja dari perusahaan tempat kita bekerja, hal ini karena tenaga kerja sektor pertanian dan perkebunan di Malaysia memang sangat kurang. Itulah kenapa Malaysia terus menerima tenaga kerja dari kuar negeri untuk sektor ini.

Nah, sekian dulu untuk bagian pertama 5 alasan kenapa banyak orang Indonesia bekerja di Malaysia. Next time saya akan lanjutkan untuk alasan yang ke-2. :D